Pelet 781 untuk umpan
Pelet ikan mas yang jadi tulang punggung hampir semua racikan kolam di Indonesia.
Perannya di dalam adonan
Pelet adalah badan adonan. Ia memberi massa, protein, dan aroma dasar yang sudah dikenali ikan kolam karena inilah pakan yang mereka terima setiap hari.
Karena ikan kolam terbiasa pelet, umpan berbasis pelet jarang ditolak mentah mentah. Yang berubah antar kondisi bukan apakah memakai pelet, melainkan seberapa banyak.
Takaran yang wajar
Sekitar 25 sampai 55 persen dari total adonan, tergantung spesies. Gurame, bandeng, dan belanak memakai porsi paling kecil karena condong pemakan tumbuhan.
Sekitar Rp8.000 per kilogram menurut harga eceran warung pancing. Angka ini dipakai kalkulator untuk menghitung estimasi biaya tiap resep.
Porsinya di tiap spesies
Angka di bawah adalah gram per satu kilogram adonan pada kondisi dasar, yaitu kolam harian, pagi, air jernih.
Kalau kehabisan, ini penggantinya
- Pelet apung yang dihaluskan. Perlu direndam air hangat lebih lama supaya benar benar lunak.
- Pakan lele butiran. Lebih amis, cocok untuk lele dan patin, kurang cocok untuk nila.
- Nasi yang diuleni. Pilihan darurat. Massa terpenuhi, tapi aroma pakan hilang sepenuhnya.
Yang sering salah
Pelet yang direndam terlalu banyak air membuat adonan tidak kalis dan lepas dari kail sebelum sampai dasar. Tambahkan air sedikit demi sedikit, jangan sekaligus.