Umpan ikan patin
Patin makan di tengah air, bukan di dasar, dan menolak umpan yang terlalu cepat hancur.
Takaran dasar untuk satu kilogram
Angka di bawah adalah titik awal untuk kolam harian, pagi hari, air jernih. Setiap kondisi punya halamannya sendiri karena takarannya memang berubah.
- Pelet 781503 g 50%
- Tepung/aci379 g 38%
- Kroto60 g 6%
- Kinoy (perasa)40 g 4%
- Pewangi14 g 1%
- Essen (tetes)3 g 0%
Urutan: campur bahan kering dulu, tambah air hangat sedikit demi sedikit, uleni sampai kalis, diamkan 15 menit sebelum dipakai.
- Air jernih: aroma tajam diturunkan (pewangi 0.7x, essen 0.8x) agar ikan tidak curiga.
| Bahan | 500 g | 1 kg | 3 kg |
|---|---|---|---|
| Pelet 781 | 252 | 503 | 1510 |
| Tepung/aci | 189 | 379 | 1136 |
| Kroto | 30 | 60 | 181 |
| Kinoy (perasa) | 20 | 40 | 121 |
| Pewangi | 7 | 14 | 42 |
| Essen (tetes) | 2 | 3 | 10 |
Cara ikan patin makan
Berbeda dengan lele yang menyusur dasar, patin sering berenang di kolom air tengah dan menyambar apa pun yang melayang turun. Umpan yang langsung tenggelam ke dasar sering luput dari jangkauannya.
Patin punya kebiasaan mengikuti serpihan yang jatuh. Adonan yang melepas remah perlahan saat turun bekerja jauh lebih baik daripada adonan padat yang jatuh utuh.
Kesalahan yang paling sering terjadi
Kesalahan paling sering adalah membiarkan umpan terlalu lama sampai hancur di dasar. Patin kehilangan jejaknya begitu umpan menyatu dengan lumpur.
Jam yang biasanya paling produktif
Sore menjelang gelap dan malam hari, ketika patin naik lebih dekat ke permukaan.
Takaran per kondisi
Tiap kombinasi di bawah punya takaran sendiri, bukan takaran yang sama dengan judul berbeda.
- Umpan ikan patin untuk kolam kiloankolam kiloan
- Umpan ikan patin untuk galatamagalatama
- Umpan ikan patin untuk spot liarspot liar
- Umpan ikan patin di air hijauair hijau
- Umpan ikan patin di air keruhair keruh
- Umpan ikan patin di air dinginair dingin
- Umpan ikan patin di air berarusair berarus
- Umpan ikan patin yang susah makansusah makan
- Umpan ikan patin tanpa essentanpa essen
- Essen ikan patinaroma
Ringkasan per lokasi dan kondisi air
- kolam harian. Patin kolam harian terbiasa pelet apung. Adonan yang tidak langsung tenggelam lebih cepat direspons.
- kolam kiloan. Di kiloan, patin besar berkumpul di kedalaman tengah. Sesuaikan pelampung, bukan racikan.
- galatama. Galatama patin menuntut umpan yang bertahan lama tanpa mengenyangkan.
- spot liar. Patin liar di sungai besar mengikuti arus. Lempar ke hulu dan biarkan umpan hanyut.
- air jernih. Di air jernih patin menjauh dari pinggir. Lempar lebih jauh.
- air hijau. Air hijau menguntungkan patin karena ia terbiasa mencari di kolom air keruh sebagian.
- air keruh. Air keruh membuat patin lebih berani mendekat ke pinggir.
- air dingin. Patin turun ke dasar saat air dingin. Pancing lebih dalam dari biasanya.
- air berarus. Arus justru membantu menyebarkan aroma. Pakai adonan yang lebih lengket.