Umpan ikan mujair
Mujair mirip nila tapi mulutnya lebih kecil dan lebih menyukai umpan yang sangat halus.
Takaran dasar untuk satu kilogram
Angka di bawah adalah titik awal untuk kolam harian, pagi hari, air jernih. Setiap kondisi punya halamannya sendiri karena takarannya memang berubah.
- Tepung/aci438 g 44%
- Pelet 781422 g 42%
- Kroto70 g 7%
- Kinoy (perasa)55 g 6%
- Pewangi13 g 1%
- Essen (tetes)2 g 0%
Urutan: campur bahan kering dulu, tambah air hangat sedikit demi sedikit, uleni sampai kalis, diamkan 15 menit sebelum dipakai.
- Air jernih: aroma tajam diturunkan (pewangi 0.7x, essen 0.8x) agar ikan tidak curiga.
| Bahan | 500 g | 1 kg | 3 kg |
|---|---|---|---|
| Tepung/aci | 219 | 438 | 1313 |
| Pelet 781 | 211 | 422 | 1267 |
| Kroto | 35 | 70 | 211 |
| Kinoy (perasa) | 28 | 55 | 166 |
| Pewangi | 6 | 13 | 38 |
| Essen (tetes) | 1 | 2 | 5 |
Cara ikan mujair makan
Mujair sekerabat dengan nila dan pola makannya serupa: lumut, plankton, dan serpihan tumbuhan. Bedanya, mulut mujair lebih kecil sehingga umpan yang pas untuk nila sering terlalu besar untuknya.
Mujair bergerombol dalam jumlah besar dan cepat menghabiskan umpan di satu titik. Melempar sedikit demi sedikit lebih efektif daripada sekaligus banyak.
Kesalahan yang paling sering terjadi
Kesalahan paling sering adalah memakai kail nomor besar. Mujair menolak umpan yang tidak muat di mulutnya, dan itu terbaca seperti ikan tidak mau makan.
Jam yang biasanya paling produktif
Pagi jam 6 sampai 9, saat gerombolan mujair naik ke dangkalan.
Takaran per kondisi
Tiap kombinasi di bawah punya takaran sendiri, bukan takaran yang sama dengan judul berbeda.
- Umpan ikan mujair untuk kolam kiloankolam kiloan
- Umpan ikan mujair untuk spot liarspot liar
- Umpan ikan mujair di air hijauair hijau
- Umpan ikan mujair di air keruhair keruh
- Umpan ikan mujair di air dinginair dingin
- Umpan ikan mujair di air berarusair berarus
- Umpan ikan mujair yang susah makansusah makan
- Umpan ikan mujair tanpa essentanpa essen
- Essen ikan mujairaroma
Ringkasan per lokasi dan kondisi air
- kolam harian. Mujair jarang jadi target utama kolam harian, biasanya ikut terpancing bersama nila.
- kolam kiloan. Di kiloan, mujair berkumpul di pinggir dan sering dianggap pengganggu.
- spot liar. Mujair liar berlimpah di waduk dan rawa, dan justru di sinilah ia paling menarik dipancing.
- air jernih. Mujair di air jernih sangat waspada. Pakai senar tipis.
- air hijau. Air hijau adalah kondisi alami mujair.
- air keruh. Di air keruh mujair kesulitan menemukan umpan kecil.
- air dingin. Mujair berhenti makan cepat saat air dingin.
- air berarus. Mujair mencari bagian yang tenang di tepian.