Tepung atau aci untuk umpan
Pengikat yang menentukan apakah umpan bertahan di kail atau hancur sebelum sampai dasar.
Perannya di dalam adonan
Tepung tidak menarik ikan sama sekali. Fungsinya murni mekanis: mengikat adonan supaya bertahan selama perjalanan turun dan selama menunggu sambaran.
Semakin deras arus atau semakin dalam titik pancing, semakin besar porsi tepung yang dibutuhkan.
Takaran yang wajar
Sekitar 29 sampai 59 persen adonan. Wader, bandeng, dan belanak memakai porsi terbesar karena umpannya harus sangat halus dan tetap menyatu.
Sekitar Rp6.000 per kilogram menurut harga eceran warung pancing. Angka ini dipakai kalkulator untuk menghitung estimasi biaya tiap resep.
Porsinya di tiap spesies
Angka di bawah adalah gram per satu kilogram adonan pada kondisi dasar, yaitu kolam harian, pagi, air jernih.
Kalau kehabisan, ini penggantinya
- Tepung tapioka. Paling lengket, cocok untuk air berarus.
- Tepung terigu. Lebih lembut, cocok untuk air tenang.
- Kanji. Sangat kuat mengikat, mudah berlebihan sampai umpan jadi keras.
Yang sering salah
Tepung berlebihan membuat adonan keras seperti karet. Ikan mencicip lalu melepas, dan itu sering dibaca sebagai ikan tidak mau makan.