Umpan ikan bawal untuk galatama
Galatama bawal adalah varian kedua terbesar setelah lele. Umpan ringan dan rangkaian kuat.
Takaran untuk kondisi ini
Dihitung ulang dari resep dasar ikan bawal, bukan resep dasar yang diberi judul berbeda. Angkanya sama persis dengan keluaran kalkulator saat disetel ke kondisi ini.
- Pelet 781412 g 41%
- Tepung/aci367 g 37%
- Kroto169 g 17%
- Kinoy (perasa)37 g 4%
- Pewangi13 g 1%
- Essen (tetes)3 g 0%
Urutan: campur bahan kering dulu, tambah air hangat sedikit demi sedikit, uleni sampai kalis, diamkan 15 menit sebelum dipakai.
- Air jernih: aroma tajam diturunkan (pewangi 0.7x, essen 0.8x) agar ikan tidak curiga.
- Galatama: pelet 0.7x dan tepung 0.85x supaya adonan tidak mengenyangkan, kroto 1.15x sebagai penarik, essen 0.85x karena ikan lomba curiga pada aroma tajam.
| Bahan | 500 g | 1 kg | 3 kg |
|---|---|---|---|
| Pelet 781 | 206 | 412 | 1236 |
| Tepung/aci | 183 | 367 | 1100 |
| Kroto | 85 | 169 | 508 |
| Kinoy (perasa) | 18 | 37 | 110 |
| Pewangi | 6 | 13 | 39 |
| Essen (tetes) | 1 | 3 | 8 |
Kenapa takarannya berubah
Galatama bawal adalah varian kedua terbesar setelah lele. Umpan ringan dan rangkaian kuat.
Bawal makan dengan menyambar, bukan menyedot. Sambarannya keras dan sering langsung membawa lari senar. Karena itu umpan bawal tidak perlu besar, yang penting menempel kuat di kail.
Kesalahan paling sering adalah memakai kail kecil dan senar tipis. Gigi bawal memutus senar halus, dan sambaran pertamanya cukup keras untuk meluruskan kail tipis.