Umpan ikan patin untuk galatama
Galatama patin menuntut umpan yang bertahan lama tanpa mengenyangkan.
Takaran untuk kondisi ini
Dihitung ulang dari resep dasar ikan patin, bukan resep dasar yang diberi judul berbeda. Angkanya sama persis dengan keluaran kalkulator saat disetel ke kondisi ini.
- Pelet 781440 g 44%
- Tepung/aci402 g 40%
- Kroto87 g 9%
- Kinoy (perasa)50 g 5%
- Pewangi18 g 2%
- Essen (tetes)3 g 0%
Urutan: campur bahan kering dulu, tambah air hangat sedikit demi sedikit, uleni sampai kalis, diamkan 15 menit sebelum dipakai.
- Air jernih: aroma tajam diturunkan (pewangi 0.7x, essen 0.8x) agar ikan tidak curiga.
- Galatama: pelet 0.7x dan tepung 0.85x supaya adonan tidak mengenyangkan, kroto 1.15x sebagai penarik, essen 0.85x karena ikan lomba curiga pada aroma tajam.
| Bahan | 500 g | 1 kg | 3 kg |
|---|---|---|---|
| Pelet 781 | 220 | 440 | 1320 |
| Tepung/aci | 201 | 402 | 1206 |
| Kroto | 43 | 87 | 260 |
| Kinoy (perasa) | 25 | 50 | 151 |
| Pewangi | 9 | 18 | 53 |
| Essen (tetes) | 2 | 3 | 10 |
Kenapa takarannya berubah
Galatama patin menuntut umpan yang bertahan lama tanpa mengenyangkan.
Berbeda dengan lele yang menyusur dasar, patin sering berenang di kolom air tengah dan menyambar apa pun yang melayang turun. Umpan yang langsung tenggelam ke dasar sering luput dari jangkauannya.
Kesalahan paling sering adalah membiarkan umpan terlalu lama sampai hancur di dasar. Patin kehilangan jejaknya begitu umpan menyatu dengan lumpur.