Umpan ikan bawal di air berarus
Bawal tidak menyukai arus. Cari bagian kolam yang tenang.
Takaran untuk kondisi ini
Dihitung ulang dari resep dasar ikan bawal, bukan resep dasar yang diberi judul berbeda. Angkanya sama persis dengan keluaran kalkulator saat disetel ke kondisi ini.
- Pelet 781427 g 43%
- Tepung/aci423 g 42%
- Kroto107 g 11%
- Kinoy (perasa)27 g 3%
- Pewangi13 g 1%
- Essen (tetes)4 g 0%
Urutan: campur bahan kering dulu, tambah air hangat sedikit demi sedikit, uleni sampai kalis, diamkan 15 menit sebelum dipakai.
- Air berarus: tepung 1.35x supaya adonan lebih lengket dan tidak cepat hanyut, essen 1.4x karena aroma terus terbawa arus.
| Bahan | 500 g | 1 kg | 3 kg |
|---|---|---|---|
| Pelet 781 | 213 | 427 | 1281 |
| Tepung/aci | 211 | 423 | 1268 |
| Kroto | 53 | 107 | 320 |
| Kinoy (perasa) | 13 | 27 | 80 |
| Pewangi | 7 | 13 | 40 |
| Essen (tetes) | 2 | 4 | 11 |
Kenapa takarannya berubah
Bawal tidak menyukai arus. Cari bagian kolam yang tenang.
Bawal makan dengan menyambar, bukan menyedot. Sambarannya keras dan sering langsung membawa lari senar. Karena itu umpan bawal tidak perlu besar, yang penting menempel kuat di kail.
Kesalahan paling sering adalah memakai kail kecil dan senar tipis. Gigi bawal memutus senar halus, dan sambaran pertamanya cukup keras untuk meluruskan kail tipis.