Umpan ikan bawal untuk spot liar
Bawal liar jarang ditemui di Indonesia karena ia ikan budidaya. Fokuskan ke kolam.
Takaran untuk kondisi ini
Dihitung ulang dari resep dasar ikan bawal, bukan resep dasar yang diberi judul berbeda. Angkanya sama persis dengan keluaran kalkulator saat disetel ke kondisi ini.
- Pelet 781479 g 48%
- Tepung/aci351 g 35%
- Kroto120 g 12%
- Kinoy (perasa)36 g 4%
- Pewangi10 g 1%
- Essen (tetes)3 g 0%
Urutan: campur bahan kering dulu, tambah air hangat sedikit demi sedikit, uleni sampai kalis, diamkan 15 menit sebelum dipakai.
- Air jernih: aroma tajam diturunkan (pewangi 0.7x, essen 0.8x) agar ikan tidak curiga.
- Spot liar: essen 1.3x dan kinoy 1.2x karena ikan tidak terbiasa pakan, perlu sinyal lebih kuat.
| Bahan | 500 g | 1 kg | 3 kg |
|---|---|---|---|
| Pelet 781 | 240 | 479 | 1438 |
| Tepung/aci | 176 | 351 | 1054 |
| Kroto | 60 | 120 | 359 |
| Kinoy (perasa) | 18 | 36 | 108 |
| Pewangi | 5 | 10 | 31 |
| Essen (tetes) | 2 | 3 | 9 |
Kenapa takarannya berubah
Bawal liar jarang ditemui di Indonesia karena ia ikan budidaya. Fokuskan ke kolam.
Bawal makan dengan menyambar, bukan menyedot. Sambarannya keras dan sering langsung membawa lari senar. Karena itu umpan bawal tidak perlu besar, yang penting menempel kuat di kail.
Kesalahan paling sering adalah memakai kail kecil dan senar tipis. Gigi bawal memutus senar halus, dan sambaran pertamanya cukup keras untuk meluruskan kail tipis.