Umpan ikan belanak untuk spot liar
Belanak hampir selalu dipancing di perairan liar payau, terutama muara dan tanggul.
Takaran untuk kondisi ini
Dihitung ulang dari resep dasar ikan belanak, bukan resep dasar yang diberi judul berbeda. Angkanya sama persis dengan keluaran kalkulator saat disetel ke kondisi ini.
- Tepung/aci558 g 56%
- Pelet 781249 g 25%
- Roti tawar149 g 15%
- Kinoy (perasa)36 g 4%
- Pewangi6 g 1%
- Essen (tetes)2 g 0%
Urutan: campur bahan kering dulu, tambah air hangat sedikit demi sedikit, uleni sampai kalis, diamkan 15 menit sebelum dipakai.
- Air jernih: aroma tajam diturunkan (pewangi 0.7x, essen 0.8x) agar ikan tidak curiga.
- Spot liar: essen 1.3x dan kinoy 1.2x karena ikan tidak terbiasa pakan, perlu sinyal lebih kuat.
| Bahan | 500 g | 1 kg | 3 kg |
|---|---|---|---|
| Tepung/aci | 279 | 558 | 1674 |
| Pelet 781 | 125 | 249 | 747 |
| Roti tawar | 75 | 149 | 448 |
| Kinoy (perasa) | 18 | 36 | 108 |
| Pewangi | 3 | 6 | 17 |
| Essen (tetes) | 1 | 2 | 6 |
Kenapa takarannya berubah
Belanak hampir selalu dipancing di perairan liar payau, terutama muara dan tanggul.
Belanak menyerok lumut dan endapan halus di dasar muara. Mulutnya kecil dan cara makannya menyapu, bukan menyambat, jadi umpan harus halus dan menempel rapat di kail kecil.
Kesalahan paling sering adalah memancing di waktu yang salah. Belanak yang tidak ada di lokasi tidak bisa dipancing dengan racikan apa pun.