Umpan ikan wader di air berarus
Arus adalah kondisi normal wader. Biarkan umpan hanyut alami.
Takaran untuk kondisi ini
Dihitung ulang dari resep dasar ikan wader, bukan resep dasar yang diberi judul berbeda. Angkanya sama persis dengan keluaran kalkulator saat disetel ke kondisi ini.
- Tepung/aci658 g 66%
- Pelet 781249 g 25%
- Kroto50 g 5%
- Kinoy (perasa)33 g 3%
- Pewangi8 g 1%
- Essen (tetes)2 g 0%
Urutan: campur bahan kering dulu, tambah air hangat sedikit demi sedikit, uleni sampai kalis, diamkan 15 menit sebelum dipakai.
- Air berarus: tepung 1.35x supaya adonan lebih lengket dan tidak cepat hanyut, essen 1.4x karena aroma terus terbawa arus.
| Bahan | 500 g | 1 kg | 3 kg |
|---|---|---|---|
| Tepung/aci | 329 | 658 | 1974 |
| Pelet 781 | 124 | 249 | 746 |
| Kroto | 25 | 50 | 149 |
| Kinoy (perasa) | 17 | 33 | 99 |
| Pewangi | 4 | 8 | 25 |
| Essen (tetes) | 1 | 2 | 7 |
Kenapa takarannya berubah
Arus adalah kondisi normal wader. Biarkan umpan hanyut alami.
Wader hidup bergerombol di sungai berarus jernih dan memakan serpihan yang hanyut. Ia menyambar cepat lalu langsung melepas kalau merasa ada yang aneh, jadi kail harus sekecil mungkin.
Kesalahan paling sering adalah memakai perangkat yang terlalu besar untuk ikan sekecil ini. Wader butuh kail nomor kecil, senar sangat tipis, dan joran tegek yang ringan.